NARASIOTA.COM: bantuan pemerintah
Cara Mengecek Status Bansos Menggunakan NIK Secara Online

Cara Mengecek Status Bansos Menggunakan NIK Secara Online

 

Cara Mengecek Status Bansos Menggunakan NIK Secara Online

https://www.akurat.co/_next/image?q=100&url=https%3A%2F%2Fakurat.sgp1.cdn.digitaloceanspaces.com%2Fimages%2F20260416-1262084233-0-cek-bansos.jpg&w=1080

Ingin mengetahui apakah kamu atau anggota keluarga terdaftar sebagai penerima bantuan sosial (bansos)? Sekarang pengecekan dapat dilakukan secara online menggunakan NIK 16 digit.

Kementerian Sosial menyediakan laman resmi Cek Bansos yang dapat digunakan untuk mencari data penerima manfaat. Saat ini, laman tersebut menggunakan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai sumber data.

1. Siapkan NIK Sesuai KTP

https://inibaru.id/_next/image?q=75&url=https%3A%2F%2Fredaksi.inibaru.id%2Fmedia%2F30469%2Flarge%2Fnormal%2F41553b78-352c-4f94-8a15-3cc62fb20de1__large.jpg&w=3840

Sebelum melakukan pengecekan, siapkan NIK yang terdiri dari 16 digit.

Pastikan angka yang dimasukkan sesuai dengan yang tercantum pada KTP. Kesalahan satu angka saja dapat menyebabkan data tidak ditemukan.

Untuk keamanan, jangan membagikan NIK secara sembarangan di media sosial atau kepada situs yang tidak jelas.

2. Buka Situs Resmi Cek Bansos

Buka laman resmi Cek Bansos Kemensos:

Cek Bansos Kemensos

Pastikan alamat situs benar sebelum memasukkan NIK. Situs resmi tersebut menyediakan kolom untuk memasukkan NIK 16 digit dan kode verifikasi.

Pada halaman pencarian, masukkan 16 digit NIK sesuai KTP.

Setelah itu, masukkan huruf atau kode verifikasi yang ditampilkan pada halaman. Jika kode kurang jelas, tersedia pilihan untuk memuat ulang kode tersebut.

4. Klik “Cari Data”

Cara Cek Penerima Bansos 2024: Bisa Pakai NIK KTP

Setelah NIK dan kode verifikasi dimasukkan, klik tombol “Cari Data”.

Sistem kemudian akan menampilkan hasil pencarian berdasarkan data yang tersedia. Jika data ditemukan, kamu dapat melihat informasi terkait status kepesertaan bansos yang tercatat pada sistem.

5. Perhatikan Hasil Pencarian

Jangan hanya melihat apakah nama muncul atau tidak. Perhatikan informasi yang ditampilkan pada hasil pencarian.

Laman Cek Bansos saat ini juga menampilkan informasi mengenai desil kesejahteraan. Desil dibagi menjadi 10 kelompok, dengan desil 1 sebagai kelompok 10% terbawah dan desil 10 sebagai kelompok 10% tertinggi.

Kemensos menjelaskan bahwa desil 1–4 dapat diusulkan sebagai sasaran penerima PKH dan Sembako, sedangkan desil 5 dapat diusulkan sebagai peserta PBI-JK.

6. Bagaimana Jika Data Tidak Ditemukan?

Jika NIK tidak menemukan data, jangan langsung menyimpulkan bahwa kamu pasti tidak berhak mendapatkan bantuan.

Data sosial ekonomi dapat mengalami pembaruan. Kemensos menyebut desil bersifat dinamis dan dapat diperbarui melalui desa/kelurahan, dinas sosial, atau aplikasi Cek Bansos sesuai kondisi sebenarnya.

Jika ada ketidaksesuaian data, kamu dapat menghubungi desa/kelurahan atau Dinas Sosial setempat untuk menanyakan prosedur pemutakhiran data.

Tips Aman Saat Cek Bansos

Agar tidak menjadi korban penipuan, perhatikan beberapa hal berikut:

  • Gunakan situs resmi Kemensos.
  • Jangan memasukkan NIK ke website yang tidak dikenal.
  • Jangan memberikan OTP, PIN, atau password kepada orang lain.
  • Jangan percaya pesan yang meminta biaya untuk “mengaktifkan” bansos.
  • Jangan menyebarkan screenshot hasil pencarian yang memperlihatkan data pribadi secara lengkap.

Kesimpulan

Mengecek status bansos menggunakan NIK dapat dilakukan secara online melalui situs resmi Cek Bansos Kemensos. Caranya cukup menyiapkan NIK 16 digit, memasukkannya ke laman resmi, mengisi kode verifikasi, kemudian memilih “Cari Data”.

Jika hasil pencarian tidak sesuai atau data belum diperbarui, masyarakat dapat menghubungi desa/kelurahan atau Dinas Sosial untuk memperoleh informasi mengenai pemutakhiran data.

Formulir Kontak